Mengenal 3 Jenis Jalak Suren Ciri Fisik dan Gambarnya

Jenis Jalak Suren

Jalak suren merupakan salah satu jenis burung pengicau yang cukup populer untuk dipelihara oleh para penghobi burung. Selain mempunyai suaranya yang merdu, burung jalak suren ini juga memiliki keistimewaan pandai menirukan berbagai suara burung kicau lain yang ada disekitarnya.

Karena kecerdasannya itu banyak penghobi yang menjadikan jalak suren ini sebagai burung masteran. Namun lebih sering dipelihara untuk dijadikan sebagai burung penjaga rumah. Hal ini disebabkan oleh kemampuannya dalam menjaga rumah dengan kecerewetan serta kepekaannya. Khususnya lagi apabila ada orang asing yang datang dan mendekati sangakarnya.

Ada banyak sekali spesies burung jalak suren yang tersebar diseluruh penjuru dunia, namun hanya ada tiga jenis saja yang paling populer dikalangan pecinta burung kicau di Tanah Air. Dimana ketiganya adalah jalak suren india, jalak suren yunan, dan jalak suren jawa.

3 Jenis Burung Jalak Suren Lengkap

Akan tetapi karena harga jualnya yang lumayan tinggi untuk seekor burung peliharaan, sehingga banyak orang yang tertarik untuk mulai membudidayakan burung jenis ini. Untuk mengetahui lebih detail mengenai jenis jalak suren beserta ciri fisik dan gambarnya langsung saja simak artikel dibawah ini.

1. Jalak Suren India (Gracupica Contra Contra)

Jalak Suren India

Jenis jalak suren yang paling populer pertama ialah jalak suren india, burung dengan nama latin “Gracupica Contra Contra” ini memiliki ciri khas pada kepalanya. Dimana terdapat jambul yang berjumbai yang mirip dengan burung jalak bali. Memiliki bulu berwarna hitam dibagian punggung atas hingga kepala, serta pada bagian dada bawah dan area mata berwarna putih.

Merupakan salah satu jenis burung jalak import yang didatangkan langsung dari asia selatan atau India, dengan habitat asli yang tersebar mulai dari timur laut Afghanistan, Nepal, India, Pakistan, hingga Srilanka.

Baca Juga : Update Harga Jalak Suren Paling Lengkap

Biasanya burung jalak suren jenis ini kerapkali dimanfaatkan untuk memaster burung Jalak lainnya. Dengan tujuan supaya burung tersebut memiliki suara kicau yang lebih bagus dan berkualitas.

2. Jalak Suren Yunan (Gracupica Contra Superciliaris)

Jenis jalak suren yang berikutnya ialah jalak yunan, atau lebih dikenal dengan nama ilmiah “Gracupica Contra Superciliaris”. Dengan ciri fisik bulu putih yang berada di atas kepala dengan jumlah yang lebih banyak, serta pada bagian atas mata atau bagian alis memiliki bulu yang berwarna putih serta bercak bulu putih di bagian pipi yang tidak terlalu besar namun melebar hingga ke sisi bagian tengkuk.

Burung jalak suren jenis yunan ini bukanlah satwa asli Indonesia, burung ini memiliki area penyebaran atau habitat mulai dari timur laut India, timur Myanmar, hingga China bagian barat daya (Yunan).

Baca Juga : Makanan Jalak Suren Agar Gacor Maksimal

Jalak suren yunan ini dipercara menjadi simbol keindahan serta kecintaan para dewa dan dewi Yunani. Sebab di zaman dahulu para bangsawan yang memelihara burung ini untuk dijadikan sebagai salah satu kebanggaan yang mereka miliki.

3. Jalak Suren Jawa (Gracupica Contra Jalla)

Jalak Suren Jawa

Yang terakhir adalah jalak suren jawa, burung jenis kerap dianggap oleh para kicau mania sebagai salah satu burung jalak suren yang mempunyai kualitas yang terbaik di antara bermacam jenis burung jalak suren lainnya.

Burung yang dengan nama latin “Gracupica Contra Jalla” ini memiliki ciri fisik bulu di atas kepala yang berwarna hitam, dan bulu di sekitar mata berwarna orange. Serta bercak putih di sekitar pipi lebih sedikit ketimbang jalak suren lainnya.

Baca Juga : Mengetahui Ciri-ciri Jalak Suren Jantan

Seperti namanya, jalak suren jawa ini merupakan salah satu burung endimik Indonesia yang memiliki habitat asli yang tersebar mulai dari wilayah Jawa, Sumatra, hingga Bali.

Karena keindahan dan kicauannya yang merdu, banyak sekali para penghobi yang mencari Jalak Suren Jawa ini untuk dijadikan peliharaan. Namun karena pemburuan burung yang tidak terkontrol demi meraup keuntungan pribadi mengakibatkan populasi burung suren jawa ini kian hari semakin berkurang di alam liar.

Untuk memelihara burung jalak suren, Anda bisa melai menyiapkan kandang yang mirip seperti habitat aslinya dan berikanlah makanan jalak suren yang sesuai. Seperti adanya tanaman yang tinggi yang mempunyai dahan atau cabang yang sangat banyak dan juga berdaun yang lebat.

Sebab pada habitat aslinya burung jalak suren ini kerap bertengger di ranting pohon-pohon besar, namun sesekali turun ketanah untuk mencari makan. Burung jenis ini juga kerap melakukan perkawinan dan berkembang biak diatas pohon.

Demikian penjelasan Bakicau.com mengenai jenis burung jalak suren yang populer dikalangan pecinta burung kicau di Tanah Air. Semoga artikel bisa bermanfaat dan menambah pengetahuan Anda mengenai burung suren ini.